Manfaat Kulit Manggis | Panduan Lengkap Khasiat & Cara Konsumsi

Kulit Manggis atau Garcinia mangostana L. merupakan salah satu jenis pohon berbuah yang dikenal di wilayah Asia seperti Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Thailand. Tanaman manggis lebih banyak dikenal karena buahnya dan setelah mengkonsumsi buahnya, kulit manggis akan dibuang begitu saja. Faktanya akhir-akhir ini kulit manggis tengah popular dikalangan masyarakat Indonesia sebagai salah satu komposisi obat herbal. Banyak produsen obat herbal yang berlomba-lomba meramu ekstrak kulit manggis agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Lalu, apa sebenarnya manfaat dari kulit manggis dan apa saja keistimewaannya? Kali ini kita akan membahas fakta dan manfaat kulit manggis secara detail, simak terus ulasan berikut dari admin Toko Herbal Alzafa.

Mengenal Kulit Manggis

Kulit manggis adalah salah satu bahan obat herbal yang terbuat dari bahan yang mungkin tidak lagi dianggap penting karena masyarakat hanya mengkonsumsi buahnya saja. kulit dari buah tropis yang dijuluki queen of fruits tersebut memiliki tekstur yang cukup halus dan berwarna ungu kehitaman atau merah keunguan. Untuk mengenal manfaat kulit manggis lebih jauh, ada baiknya jika kita kenali sejarah dan faktanya terlebih dahulu.

buah dan kulit manggis

Kulit dari Buah Manggis Menyimpan Banyak Manfaat

Sejarah dan Fakta Tanaman Manggis

Tanaman manggis yang merupakan tanaman asli Indonesia adalah salah satu primadona buah-buahan tropis. Tanaman dengan ketinggian 7 hingga 10 meter ini dipercaya berasal dari Indonesia khususnya berasal dari pulau Kalimantan dan kemudian menyebar ke daerah lain di Nusantara seperti ke pulau Jawa, dan pulau-pulau lainnya. Tidak sampai disitu, tanaman ini juga menyebar jauh hingga ke benua Australia dan Amerika Selatan termasuk kepulauan Hawaii yang beriklim tropis. Berdasarkan sejarah, tanaman manggis ditemukan pada tahun seorang peneliti dan penjelajah berkebangsaan Prancis yang bernama Laurent Garcin. Oleh karena itulah kemudian tanaman ini dikenal dengan nama ilmiah Garcinia mangostana.

Setelah ditemukan, tanaman ini mulai popular dikalangan para peneliti khususnya peneliti dari barat sejak tahun 1631. Di Indonesia manggis memiliki berbagai macam nama lokal seperti manggu di Jawa Barat, manggus  di daerah Lampung, Manggusto  di Sulawesi Utara dan di Sumatera Barat tanaman ini dikenal dengan nama manggista. Sebenarnya, kulit buah manggis telah lama digunakan dalam ilmu pengobatan khususnya di India, Sri lanka dan di Thailand untuk mengatasi berbagai macam penyakit seperti diare disentri dan eksim. Oleh sebab itulah para peneliti berbondong-bondong untuk membuktikan pengaruh kulit manggis dan menemukan kandungan senyawa aktif didalamnya.

Kandungan Kulit Manggis

Kulit manggis punya banyak manfaat untuk kesehatan karena didalamnya terkandung berbagai senyawa aktif yang diperlukan oleh tubuh. Berdasarkan penelitian, ekstrak kulit buah manggis mengandung senyawa aktif yang memiliki aktivitas farmakologi antara lain antimikroorganisme, anti-alergi, anti-kanker, anti-inflamasi, anti-aterosklerosis, anti-oksidan, dan bahkan hebatnya lagi senyawa aktif dalam kulit manggis juga memiliki efek anti-HIV. Senyawa yang diduga memiliki efek terkuat adalah senyawa dari golongan xanton, yakni senyawa alfa mangostin dan gamma-mangostin. Selain senyawa xanton, senyawa aktif lain yang terkandung dalam kulit manggis adalah tannin dan garcinon serta senyawa mangostin yang membuat kulit manggis terasa pahit.

Penelitian Kulit Manggis

Ada banyak penelitian yang membuktikan pengaruh kulit manggis terhadap berbagai aspek kesehatan dan penelitian lainnya yang berusaha untuk menemukan kandungan aktif didalamnya. Penelitian tersebut diantaranya berasal dari Indonesia maupun Negara lainnya. Nakatani et al dalam penelitiannya di tahun 2002 menyebutkan bahwa kulit manggis mengandung senyawa yang dapat mengatasi reaksi alergi dengan cara menghambat pelepasan zat histamin. Penelitian lain yang dilakukan oleh Anindya pada tahun 2012 dari UIn Syarif Hidayatullah menyebutkan bahwa ekstrak kulit manggis mampu menghambat pertumbuhan bakteri E coli dan Shygella dysentriae. Dari penelitian lain yang dilakukan oleh Jung dan Suksarma diketahui bahwa xanthone adalah senyawa utama dan paling banyak  terkandung dalam manggis.

Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan

Setelah mengetahui kandungan dan fakta penelitian mengenai kulit manggis pastinya anda ingin tahu lebih jauh lagi mengenai manfaat kulit buah eksotis yang satu ini. Mungkin terdapat puluhan manfaat kulit manggis namun berikut ini disajikan beberapa manfaat kulit manggis yang paling  ampuh dan telah terbukti secara ilmiah.

 

  1. Mencegah kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang banyak ditakuti masyarakat karena belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakit yang satu ini. Meskipun demikian, penyakit kanker yang banyak diakibatkan oleh pola hidup tidak sehat ini ternyata bisa dicegah dengan rutin mengkonsumsi kulit manggis. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Moongkarnd dari University of Thailand pada tahun 2004 menyebutkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak kulit manggis mampu mencegah dan melawan sel kanker payudara yang berkembang didalam tubuh akibat rusaknya gen SKBR3.  Tidak hanya itu, kulit manggis juga telah terbukti efektif dalam menangkal dan menghambat perkembangan sel kanker hati, lambung dan paru-paru dalam tubuh manusia.

 

  1. Mengatasi reaksi alergi

Kulit manggis dikenal memiliki efek antihistamin yang mampu mengatasi dan mencegah timbulnya reaksi alergi. Histamin adalah suatu protein yang dilepaskan oleh tubuh saat terpapar zat alergi. Hasil penelitian Chairungsrilerd et al pada tahun 1996 menyebutkan bahwa senyawa alfa mangostin yang terkandung dalam kulit manggis dapat memblok reseptor histamine sehingga reaksi alergi bisa dihambat.

 

  1. Mengobati masalah peradangan

Inflamasi atau peradangan dapat terjadi akibat infeksi mikroorganisme atau radikal bebas. Selain mmeiliki efek meredakan nyeri, senyawa aktif gamma mangostin yang terkandung dalam kulit manggis mmeiliki efek antiinflamasi yang mampu menyembuhkan berbagai macam peradangan seperti radang pada kulit maupun radang tenggorokan dan reaksi peradangan lain dalam tubuh.

kulit-manggis-asli

Rahasia Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan

  1. Menjaga kesehatan kulit

Memiliki kulit yang muda dan sehat adalah impian banyak orang khususnya kaum hawa. Kulit manggis kaya akan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab penuaan pada kulit. Bisa dikatakan bahwa senyawa antioksidan yang kuat dalam kulit manggis terutama senyawa Xanton berperan sebagai zat anti aging pencegah penuaan dan timbulnya flek hitam pada kulit.   Sebuah penelitian menyebutkan bahwa wanita yang mengkonsumsi kulit manggis selama 30 hari berturut-turut memiliki wajah yang lebih cerah dan muda dari sebelumnya. Menakjubkan bukan?

 

  1. Mengobati TBC

TBC atau Tuberculosis adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosa dan menyerang organ pernafasan manusia. Senyawa aktif xanthone yang tergantung dalam kulit manggis termasuk alpha mangostin dan gamma mangostin memiliki efek antibacterial yang mampu menghambat perkembangan bakteri TBC sekaligus membunuhnya. Inilah mengapa kulit manggis cocok dikonsumsi oleh mereka yang tengah menjalani pengobatan TBC.

 

  1. Menurunkan kadar kolesterol

Kolesterol jahat atau yang dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilah LDL atau Lipodensity lipoprotein adalah salah satu faktor resiko tingginya penyakit jantung. Kolesterol yang masuk dalam pembuluh darah dapat menyumbah pembuluh dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau yang dikenal dengan sebutan atheriosklerosis. Senyawa antioksidan yang terdapat dalam kulit manggis dan senyawa aktif lainnya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sekaligus menurunkan resiko penyakit jantung.

 

  1. Mengobati disentri dan diare

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kulit manggis memang telah terbukti memiliki efek antibakteri dalam tubuh manusia. Efek antibakteri tersebut juag dibuktikan dalam sebuah penelitian dimana hasilnya menyebutkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat mneghambat pertumbuhan bakteri E coli dan Shygella dysentriae yang diketahui sebagai penyebab diare dan penyakit disentri.

 

  1. Menjaga stamina dan kekebalan tubuh

Tingginya kadar antioksidan dalam kulit manggis membuat herbal yang satu ini sangat  cocok dikonsumsi untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Konsumsi ekstrak manggis secara teratur mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam menangkal bibit penyakit dan efek radikal bebas yang menyerang sistem kekebalan.

 

  1. Mencegah diabetes

Sebuah penelitian yang ditulis oleh Kama Kiswari menyebutkan bahwa seorang dokter di Jakarta melakukan survey untuk membuktikan khasiat kulit manggis pada penderita diabetes. Pasien yang menjalani survei diberi perlakuan untuk mengkonsumsi kulit manggis selama 10 hari berturut-turut. Hasilnya, survey tersebut membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis mampu menurunkan tekanan darah pasien hingga 50%. selain itu secara empiris masyarakat Indonesia menggunakan rebusan kulit manggis untuk terapi kencing manis.

 

  1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu masalah yang kerap dialami oleh banyak orang. Kulit manggis mengandung senyawa xanthon yang juga berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah tinggi sehingga sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang mengidap penyakit hipertensi.

  1. Mencegah batu ginjal

Memang belum banyak penelitian yang membuktikan bahwa kulit manggis dapat mengobati penyakit batu ginjal. Akan tetapi berdasarkan pengalaman banyak orang, konsumsi kulit manggis secara rutin mampu mencegah dan menghancurkan batu ginjal yang diderita.

 

  1. Mengatasi nyeri sendi

Nyeri sendi yang biasanya muncul akibat penyakit rematik dapat diatasi dengan kulit manggis. Pasalnya dalam kulit manggis terkandung senyawa xanthon yakni alfa mangostin dan gamma mangostin yang memiliki efek inflamasi. Senyawa yang bertindak sebagai zat antiiflamasi tersebut akan mengurangi terjadinya peradangan pada sendi sekaligus mengurangi rasa sakit.

 

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Luka yang terjadi pada tubuh manusia baik luka luar maupun luka biasanya disebabkan karena banyak hal dan dapat menimbulkan iritasi. Antioksidan dan kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada kulit manggis dapat mempercepat penyembuhan luka dengan merangsang sel kulit maupun sel pada organ tubuh lainnya untuk membentuk sel yang baru.

 

  1. Mengatasi keputihan

Masalah keputihan kerap membuat wanita kesal karena biasanya cairan yang timbul akibat keupihan akan membuat organ intim wanita menjadi gatal dan tidak nyaman. Keputihan sebenarnya disebabkan oleh jamur candida yang menginfeksi vagina wanita. Selain memiliki efek antibakteri, kulit manggis juga memiliki efek antifungal atau antijamur yang dapat mengatasi infeksi jamur candida pada organ intim wanita sekaligus mengatasi masalah keputihan.

 

  1. Mengobati penyakit maag

Istilah maag sebenarnya merujuk pada luka atau peradangan yang terjadi dalam lambung. Kulit manggis mengandung banyak senyawa aktif yang bertindak sebagai zat antiiflamasi dan antinyeri yang mampu mengatasi peradangan dalam lambung sehingga lambung dapat berfungsi kembali secara optimal.

 

Cara Penggunaan Kulit Manggis

Kulit manggis dapat dikonsumsi secara langsung baik dengan mengolahnya menjadi jus atau mengkonsumsi kapsul ekstrak kulit manggis yang kini banyak tersedia dipasaran. Untuk membuat jus kulit manggis, ikuti langkah-langkah berikut ini

  • Ambil beberapa buah kulit manggis lalu kerok bagian dalamnya. Sebaiknya kita tidak mengeroknya hingga menyentuh bagian berwarna kuning karena akan membuat jus terasa pahit.
  • Blender kulit manggis tersebut dengan madu atau gula merah secukupnya, kemudian diminum setiap hari.
cara-mengolah-kulit-manggis

Minuman dari Kulit Manggis

Cara lain untuk membuat jus kulit manggis adalah dengan merebus atau mengeringkan kulitnya terlebih dahulu baru setelah itu kulit manggis bisa diolah menjadi jus dengan campuran madu atau buah lainnya sesuai selera. Atau dengan Cara yang lebih Praktis & Alami yaitu Konsumsi :

Kapsul Kulit Manggis

 

Teh Kulit Manggis

 

Sari Buah Kulit Manggis

 

Madu Sirsak Kulit Manggis

 

Efek samping dan Kontraindikasi Kulit manggis

Sesuatu yang memiliki banyak manfaat tetap saja tidak baik apabila dikonsumsi secara berlebihan, begitu juga dengan kulit manggis. Jika dikonsumsi lebih dari 750 gram dalam waktu singkat, kulit manggis dapat menyebabkan perut terasa kembung atau menyebabkan masalah lainnya seperti mual atau pusing. Selain itu, konsumsi kulit manggis yang melebihi takaran dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan gangguan hati dan ginjal karena kulit manggis mengandung senyawa resin dan tanin yang dapat mengganggu fungsi kedua organ tersebut.

Kesimpulan dan Saran

Kulit tanaman manggis atau Garcinia mangostana L memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan layak dijadikan sebagai salah satu bahan obat-obatan herbal asli Indonesia. Meskipun demikian, konsumsi kulit manggis harus dilakukan dengan bijak dan sebaiknya konsultasikan dengan ahli kesehatan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen kulit manggis terutaman jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Ada yang bisa kami bantu?

Kami disini hadir untuk membantu anda silahkan pilih dari CS yang tersedia

Custommer Suport

Echa

Online

Echa

Hallo, ada yang bisa kami bantu? 00.00